IHSG Anjlok, Purbaya Sebut Rumor Downgrade S&P Jadi Pemicu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa angkat bicara mengenai koreksi tajam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mencapai hampir 5 persen.
Menurutnya, pelemahan tersebut bukan disebabkan oleh fundamental ekonomi yang memburuk, melainkan faktor eksternal.
>>> PKH Mei 2026 Cair ke Rekening? Cek Status Bansos Kemensos Terbaru di Sini
Penyebab Penurunan IHSG
Purbaya menegaskan bahwa sentimen negatif di pasar menjadi pemicu utama kepanikan investor.
Salah satu isu yang paling kencang adalah rumor penurunan peringkat kredit Indonesia oleh Standard & Poor's (S&P).
Beberapa faktor lain yang memengaruhi pergerakan indeks saham antara lain:
- Rumor negatif terkait rencana downgrade oleh S&P.
- Kekhawatiran jangka pendek pelaku pasar terhadap stabilitas keuangan.
- Isu inflasi yang dikhawatirkan melampaui target pemerintah.
- Sentimen psikologis investor yang reaktif terhadap isu belum terverifikasi.
Menteri Keuangan menjelaskan bahwa spekulasi downgrade tidak berdasar karena ia baru dijadwalkan bertemu dengan pihak S&P untuk pembahasan lebih lanjut.
Fundamental Ekonomi Masih Solid
Purbaya membantah kabar bahwa inflasi sekitar 3 persen menjadi beban bagi pasar. Angka tersebut masih sesuai target Bank Indonesia.
>>> Manfaat Minum Kopi Pagi untuk Fokus dan Konsentrasi, Paling Dicari 2026
Ia meyakini pondasi ekonomi Indonesia tetap kokoh, terbukti dari penerimaan pajak yang tumbuh positif hingga Mei lalu.
Indikator ekonomi yang menunjukkan ketahanan nasional meliputi target inflasi BI 2,5 persen plus minus 1 persen, penerimaan pajak tumbuh kuat, permintaan domestik tetap kuat, dan daya beli masyarakat stabil.
Aktivitas ekonomi di masyarakat masih dinamis, terlihat dari keramaian pusat hiburan dan tingkat hunian hotel.
Data Penutupan Pasar Saham
Pada perdagangan Rabu (3/6), IHSG terperosok ke level 5.941 setelah kehilangan 254,36 poin atau anjlok 4,11 persen.
Transaksi mencapai Rp25,21 triliun dengan volume 40,06 miliar saham. Sebanyak 692 saham mengalami koreksi harga.
>>> Waspada Penipuan Eks Artis Fabiola Incar Warga AS, Ini Modus Terbarunya 2026
Purbaya meminta masyarakat dan investor tidak cemas berlebihan karena pemerintah terus memantau situasi demi stabilitas pasar modal.
Update Terbaru
Spanyol Siap Hadapi Austria di Piala Dunia, Skuad Pulih Cedera
Jumat / 03-07-2026, 03:21 WIB
FBI Kerahkan 260 Personel untuk Investigasi Pemilu 2020 di Georgia
Jumat / 03-07-2026, 03:21 WIB
Polisi Geledah Markas Sepak Bola Jerman Terkait Dugaan Korupsi Euro 2024
Jumat / 03-07-2026, 03:21 WIB
Tuchel Kritik Aturan FIFA yang Rugikan Inggris Jelang Lawan Meksiko
Jumat / 03-07-2026, 03:16 WIB
Oliver Kahn Murka: Timnas Jerman di Piala Dunia 2026 Dihuni Pemain Mental Tempe
Jumat / 03-07-2026, 03:16 WIB
Mikel Oyarzabal Bawa Spanyol Ungguli Austria 1-0 di Babak 32 Besar
Jumat / 03-07-2026, 03:16 WIB
2026-27 NBA Finals: Spurs Favorit, 76ers Naik Setelah Dapat Brown
Jumat / 03-07-2026, 03:15 WIB
PLN Retrofit PLTU untuk Gunakan Batubara Kalori Rendah
Jumat / 03-07-2026, 03:14 WIB
Mantan Atlet Olimpiade Didakwa Rusak Kolam Refleksi Lincoln Memorial
Jumat / 03-07-2026, 03:14 WIB
Mantan Atlet Olimpiade David Hearn Bantah Dakwaan Kasus Reflecting Pool
Jumat / 03-07-2026, 03:14 WIB
George Kittle dan Istri Terlihat di New York Jelang Pernikahan Taylor Swift
Jumat / 03-07-2026, 03:14 WIB
Pernikahan Taylor Swift: AC Tambahan Dikirim ke MSG di Tengah Gelombang Panas
Jumat / 03-07-2026, 03:14 WIB
CEO Ford Minta Pesaing Dihukum karena Impor Mobil
Jumat / 03-07-2026, 03:14 WIB
Lawan Meksiko, Inggris Bisa Diusik Oksigen Tipis dan Teror Kembang Api
Jumat / 03-07-2026, 03:11 WIB






