Barcelona Bersiap Hadapi Tawaran Fantastis Rp2,1 Triliun untuk Raphinha dari Klub Arab Saudi
Barcelona tengah bersiap menghadapi potensi tawaran besar dari klub Arab Saudi untuk Raphinha. Winger asal Brasil itu menjadi target utama beberapa tim Saudi Pro League.
Klub-klub tersebut dilaporkan bersedia mengeluarkan dana fantastis demi mendatangkan pemain berusia 29 tahun itu. Nilai tawaran diperkirakan mencapai 105 juta euro atau sekitar Rp2,1 triliun.
>>> 3 Pemain Kunci Timnas Indonesia Hadapi Oman di FIFA Matchday
Selain nilai transfer, Raphinha juga akan ditawari gaji sebesar 35 juta euro per musim. Hal ini menjadi pertimbangan serius bagi manajemen Barcelona.
Penjualan Raphinha bisa membantu pemulihan finansial Barcelona. Namun, kehilangan pemain dengan kontribusi tinggi berpotensi mengganggu performa tim di kompetisi domestik dan Eropa.
Musim ini, Raphinha tampil gemilang di bawah pelatih Hansi Flick. Dalam 31 pertandingan, ia mencetak 19 gol dan 17 assist untuk Barcelona.
Hingga saat ini, belum ada keputusan resmi dari manajemen maupun pemain. Namun, rumor ini diprediksi menjadi salah satu pembahasan terpanas menjelang bursa transfer mendatang.
>>> PSSI Klarifikasi Kesalahan Penulisan Nama Pemain Timnas Indonesia U-19
Perjalanan Raphinha musim 2025/2026 sempat terganggu cedera. Meski demikian, Barcelona tetap berkomitmen mempertahankannya karena peran krusialnya di skuad.
Ada laporan mengenai kesepakatan verbal yang memberi Raphinha kebebasan hengkang ke Arab Saudi kapan saja. Hal ini menambah ketidakpastian masa depannya di Camp Nou.
Rencana Pendekatan Tiga Klub Saudi Pro League
Tiga klub kontestan Saudi Pro League tengah menyusun rencana mendekati Raphinha. Negosiasi diperkirakan bergulir dalam beberapa pekan ke depan.
Langkah agresif klub Arab Saudi dipicu berakhirnya kontrak sejumlah pemain bintang mereka. Mereka ingin merekrut bintang baru dengan reputasi dan kualitas sepadan.
>>> Timnas Putri Indonesia Hadapi Singapura di Garuda Championship 2026
Raphinha dinilai memenuhi kriteria yang dicari para pemburu bakat di Timur Tengah. Pemantauan terhadap performanya sudah dilakukan selama bertahun-tahun.
Update Terbaru
Cuktech Power Bank 600 Meluncur dengan Daya 600W, Bisa Nyalakan Ketel dan Bor
Rabu / 01-07-2026, 11:15 WIB
9 Merek Skincare Organik Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui
Rabu / 01-07-2026, 11:15 WIB
North West Pamer Tindikan Bibir di Paris Fashion Week
Rabu / 01-07-2026, 11:15 WIB
Harga BBM Non Subsidi Turun, Pertamax Tetap Rp16.250 per Liter
Rabu / 01-07-2026, 11:14 WIB
Insentif EV Molor Lagi, Pemerintah Lebih Fokus Mobil Nasional
Rabu / 01-07-2026, 11:14 WIB
Film Obsession Tawarkan Teror Cinta Berujung Maut, Ini Sinopsis Horor Psikologis yang Viral di X
Rabu / 01-07-2026, 11:08 WIB
Teori Penggemar: Cyberpunk: Edgerunners Season 2 Bisa Berdarah di Awal
Rabu / 01-07-2026, 11:05 WIB
Badai Tunda Laga Meksiko vs Ekuador di Piala Dunia, Wartawan Senior Pensiun
Rabu / 01-07-2026, 11:05 WIB
Suami Sarah Gibson Kerja Apa? Diska Resha Putra Ternyata Pengusaha dan Pernah Jadi Manajer Klub Sepak Bola
Rabu / 01-07-2026, 11:02 WIB
Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 2 - 5 Juli 2026
Rabu / 01-07-2026, 11:02 WIB
Mesin Pinball Lego Fungsional Jadi Set Terbaik Juli 2026
Rabu / 01-07-2026, 11:01 WIB
Yordan Alvarez Pukul Grand Slam, Astros Kalahkan Twins 6-4
Rabu / 01-07-2026, 11:01 WIB
Suporter Meksiko Teriakkan Nyanyian Homofobik ke Kiper Ekuador
Rabu / 01-07-2026, 11:00 WIB






