Bupati Boyolali Ungkap Strategi Wisata dan Atasi Gangguan Kera
Bupati Boyolali, Agus Irawan, memaparkan potensi pariwisata daerahnya yang melimpah.
Ia menyebut Boyolali sebagai salah satu kabupaten terluas di Jawa Tengah, terutama di lereng Gunung Merapi dan Merbabu.
>>> 5 Kunci Hubungan Langgeng: Tindakan Pasangan dengan Emotional Security
Pengembangan Wisata di Selo dan Waduk Cengklik
Agus memberikan perhatian khusus pada pengembangan pariwisata di Kecamatan Selo dan kawasan Waduk Cengklik di Kecamatan Ngemplak. Fokus ini bertujuan memaksimalkan daya tarik alam Boyolali.
Kecamatan Selo memiliki daya tarik udara pegunungan yang dingin. Namun, kendala serius adalah pasokan air bersih.
Pelaku usaha pariwisata di Selo terpaksa turun gunung untuk membeli air. Hal ini memenuhi kebutuhan operasional harian mereka.
Waduk Cengklik diproyeksikan menjadi satelit pariwisata utama bagi pelancong ke Solo dan sekitarnya. Pemerintah Kabupaten Boyolali tengah memperjuangkan izin pengelolaan dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo.
Agus menjelaskan koordinasi dengan BBWS Bengawan Solo telah dilakukan intensif. Namun, perizinan belum tuntas sehingga menghambat pengelolaan profesional.
Kawasan Waduk Cengklik strategis karena dekat dengan Bandara Adi Soemarmo dan Asrama Haji Donohudan. Agus meminta dukungan Pemerintah Provinsi agar perizinan segera rampung.
Gangguan Hama Kera di Lahan Pertanian
Selain pariwisata, Agus melaporkan gangguan serius dari monyet ekor panjang yang menyerang lahan pertanian. Serangan ini menyebabkan kerugian bagi petani.
Pemerintah Kabupaten Boyolali telah mengajukan permohonan penambahan kuota tangkap kera. Menurut Agus, fenomena ini berawal sejak erupsi besar Gunung Merapi pada 2010-2011.
Saat itu, kawanan kera turun dari puncak gunung untuk mencari perlindungan. Mereka kemudian menetap dan beranak pinak di pemukiman.
>>> IHSG Sesi I Melesat ke 6.218, Investor Domestik Borong Saham
Update Terbaru
Link Download Super Bear Adventure Apk Beta Uptodown 12.0.03, Apakah Aman?
Jumat / 03-07-2026, 15:51 WIB
Bupati Langkat Syah Afandin Tiba di Gedung KPK Usai OTT
Jumat / 03-07-2026, 15:51 WIB
Detik-detik TNI Evakuasi Jenazah Pilot AS Korban KKB
Jumat / 03-07-2026, 15:51 WIB
Kebijakan Baru Pengembalian Pajak Dorong Belanja Wisatawan di China
Jumat / 03-07-2026, 15:50 WIB
Pesona Selebriti di Atas Kapal Sambut Akhir Pekan Liburan
Jumat / 03-07-2026, 15:50 WIB
Byron Scott Beri Nilai 'B' untuk LeBron James di Lakers, Ekspektasi Lebih Banyak Gelar
Jumat / 03-07-2026, 15:49 WIB
Ronaldo Kagum dengan Kemenangan Dramatis Portugal atas Kroasia
Jumat / 03-07-2026, 15:49 WIB
Danantara Buka Suara soal Pengunduran Diri Dirut Pos Indonesia
Jumat / 03-07-2026, 15:49 WIB
BNI Rayakan 80 Tahun, Tegaskan Semangat Swadharma Bhakti Nagara
Jumat / 03-07-2026, 15:49 WIB
Bangun Tidur Badan Sakit Semua? Ini Macam-macam Penyebabnya
Jumat / 03-07-2026, 15:49 WIB
PT KIM Catat Kinerja Positif di 2025, Pendapatan Rp283 Miliar
Jumat / 03-07-2026, 15:46 WIB
Jerman Tuduh Eks Perwira Ukraina Dalangi Ledakan Pipa Gas Nord Stream
Jumat / 03-07-2026, 15:46 WIB
Cara Cek Desil DTSEN Penerima BLT Kesra Rp900.000 Juli 2026 Secara Online
Jumat / 03-07-2026, 15:46 WIB
Pria Alabama Tewas Usai Bunuh Pacar, Kakak Korban Sebut Karma
Jumat / 03-07-2026, 15:43 WIB






