AFTECH dan Jalin Perkuat Ketahanan Ekosistem Keuangan Digital dari Kejahatan Siber AI
Lonjakan volume transaksi digital di Indonesia membawa kemudahan besar bagi masyarakat, namun diiringi oleh bayang-bayang kejahatan siber berbasis kecerdasan buatan (AI).
Tren positif pertumbuhan transaksi ini menuntut kesiapan ekstra dari seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga keamanan sistem pembayaran nasional.
>>> Investor Asing Jual Bersih Saham Rp 3,96 Triliun di BEI
Data menunjukkan peningkatan signifikan dalam aktivitas keuangan digital yang berbanding lurus dengan potensi risiko keamanan.
Kolaborasi AFTECH dan Jalin
Merespons situasi ini, Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) berkolaborasi dengan PT Jalin Pembayaran Nusantara (Jalin) serta didukung oleh BPC menyelenggarakan forum diskusi bertajuk "Protection in Action: Strengthening Fraud Resilience Across Ecosystem" di Jakarta, Kamis (21/05).
Forum proaktif tersebut bertujuan menyatukan visi regulator serta pelaku industri dalam memitigasi risiko penipuan digital.
Wakil Ketua Umum II AFTECH, Budi Gandasoebrata, menegaskan bahwa industri saat ini tidak hanya dituntut untuk tumbuh cepat, tetapi juga harus tangguh (resilient).
"Fraud Detection System (FDS) kini telah bertransformasi dari sekadar fitur pendukung menjadi infrastruktur krusial bagi industri keuangan digital," kata Budi Gandasoebrata.
Kepala Direktorat Pembelaan Hukum Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Tri Herdianto, ikut menyoroti penggunaan e-wallet dan QRIS yang masif agar dibarengi dengan kesiapan industri dalam memitigasi risiko.
>>> DNA Rilis Single PAIN, Kolaborasi dengan PARKZ
"Fraud resilience bukan lagi sekadar isu teknis, melainkan pilar utama dalam menjaga kepercayaan masyarakat dan keberlanjutan bisnis di sektor jasa keuangan," ujar Tri Herdianto.
Direktur Utama Jalin, Ario Tejo Bayu Aji, menawarkan solusi melalui pendekatan shared services dan penguatan infrastruktur bersama dalam manajemen penipuan.
"Dengan model ini, respons terhadap insiden menjadi lebih cepat dan risiko sistemik dapat ditekan.
Pelaku industri dapat tetap fokus pada pengembangan bisnis inti, sementara fondasi keamanannya dikelola secara profesional dan terkoordinasi," jelas Ario Tejo Bayu Aji.
Melalui sesi Expert Lab yang digelar dalam forum tersebut, para peserta dapat menyaksikan demonstrasi cara kerja FDS yang mengintegrasikan data lintas ekosistem.
>>> 10 Mobil Bekas di Bawah 30 Juta yang Layak Dipakai Harian
Analisis data yang berkelanjutan ini membentuk kecerdasan kolektif yang secara proaktif memperbarui kemampuan dalam menangkal ancaman siber berbasis AI.
Update Terbaru
Takushi Koide Bawa Nuansa 90-an di Goodbye, Lara dengan Garis Tebal dan Animasi Gambar Tangan
Jumat / 03-07-2026, 08:46 WIB
Kodansha USA Umumkan Rilis Cetak Phoenix, Witch Hat Atelier, dan Belasan Manga Lain
Jumat / 03-07-2026, 08:46 WIB
Jordan Walker Pukul Three-Run Homer, Akhiri 17 Pertandingan Tanpa Home Run
Jumat / 03-07-2026, 08:46 WIB
The Onion Luncurkan Parodi Infowars, Donasikan Pendapatan untuk Keluarga Sandy Hook
Jumat / 03-07-2026, 08:43 WIB
Mantan Linebacker NFL Keith Mitchell Meninggal di Usia 51 Tahun
Jumat / 03-07-2026, 08:43 WIB
Platform Streaming Besar Rilis Film dan Serial yang Sangat Dinanti
Jumat / 03-07-2026, 08:43 WIB
Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Pemain Tertua di Fase Gugur Piala Dunia
Jumat / 03-07-2026, 08:42 WIB
Georgina Rodriguez Bersiap Menikah dengan Cristiano Ronaldo
Jumat / 03-07-2026, 08:42 WIB
Rockstar Games Rilis Update Besar GTA Online untuk Hari Kemerdekaan
Jumat / 03-07-2026, 08:42 WIB
Transformasi BUMN: Restrukturisasi dan Integrasi Dorong Kinerja Positif
Jumat / 03-07-2026, 08:42 WIB
Pegadaian dan Unand Serahkan Riset Mitigasi Gempa dan Tsunami ke Pemkot Padang
Jumat / 03-07-2026, 08:41 WIB
25 Contoh Soal Pilihan Ganda Teks Laporan Hasil Observasi Kelas 8 SMP dan Jawabannya
Jumat / 03-07-2026, 08:41 WIB
10 Ide Judul Teks Laporan Hasil Observasi untuk Tugas Sekolah
Jumat / 03-07-2026, 08:41 WIB
Pulisis: Balogun Tak Layak Dapat Kartu Merah
Jumat / 03-07-2026, 08:36 WIB






