Hans Kraay Ungkap Alasan Ronald Koeman Coret Jeremie Frimpong
Pengamat sepak bola Hans Kraay junior mengungkap alasan di balik keputusan Pelatih Timnas Belanda Ronald Koeman mencoret Jeremie Frimpong dari skuad final Piala Dunia 2026.
Keputusan tersebut diumumkan pada Rabu (27/5/2026) dan menjadi kejutan besar. Frimpong, yang bermain untuk Liverpool, sebelumnya menjadi andalan di lini belakang De Oranje.
>>> Fluminense vs Deportivo La Guaira: Laga Penentu di Maracana
Proses Pencoretan yang Berat
Menurut Kraay, proses pencoretan ini menjadi momen yang sangat berat bagi Koeman. Ia menyebut panggilan telepon kepada Frimpong sebagai salah satu yang paling menyebalkan.
"Saya rasa itu adalah salah satu panggilan telepon paling menyebalkan yang pernah diterima Koeman," kata Kraay, pengamat ESPN.
Kraay menambahkan bahwa pemain muda lain seperti Luciano Valente dan Kees Smit tidak akan terlalu membebani pikiran Koeman.
Namun, situasi berbeda terjadi pada Frimpong yang memiliki ekspektasi tinggi.
"Karena saya rasa Luciano Valente dan Kees Smit tidak akan mengganggunya melalui telepon," ujar Kraay.
Performa Kurang Maksimal
Keputusan ini terasa menyesakkan bagi Frimpong mengingat kontribusinya pada turnamen sebelumnya. Mantan pemain Bayer Leverkusen itu sempat tampil gemilang saat melawan Spanyol.
"Tapi Frimpong pasti sedikit mengandalkannya meski musimnya kurang bagus.
Soalnya, dia tampil sangat bagus sebagai sayap kanan yang lebih ke dalam saat melawan Spanyol di laga-laga penting," ucap Kraay.
>>> Maxence Lacroix Fokus Penuh di Final Conference League Bersama Crystal Palace
Sebagai gantinya, Koeman memilih Mats Wieffer dari Brighton & Hove Albion. Fleksibilitas posisi Wieffer menjadi alasan utama.
"Itu juga sangat jelas. Mats Wieffer kita kenal di Feyenoord sebagai gelandang kanan.
Tapi dia tampil luar biasa di Brighton sebagai wingback, karena kita semua menganggap dia sebagai itu. Tapi dia juga bisa bermain sebagai bek kanan sejati," tutur Kraay.
Kemampuan adaptasi Wieffer dinilai krusial untuk menghadapi penyerang sayap papan atas. "Karena dia juga akan berhadapan dengan sayap kiri Arsenal dan Manchester City," puji Kraay.
Keputusan Rasional
Kraay menyimpulkan pilihan Koeman sangat rasional jika melihat konsistensi permainan sepanjang musim. Ia membandingkan dengan bek lain, Lutsharel Geertruida.
"Itu adalah bek kanan kedua Koeman," kata Kraay.
Performa naik-turun Geertruida membuat posisi Wieffer semakin tidak tergantikan. "Geertruida mengalami musim yang sedikit naik-turun.
Jadi, menurut saya, tidak aneh jika Wieffer dipilih," simpul Kraay.
>>> Bolivar Hadapi Independiente Rivadavia demi Tiket 16 Besar Copa Libertadores
Wieffer, 26 tahun, tercatat telah mengoleksi 14 penampilan internasional bersama Belanda. Pertandingan terakhirnya terjadi pada Juni tahun lalu saat menang 8-0 atas Malta.
Update Terbaru
Polisi Berjaga di Apartemen Taylor Swift Jelang Pernikahan di MSG
Jumat / 03-07-2026, 00:26 WIB
Taylor Swift dan Travis Kelce Donasikan Rp26 Miliar untuk Amal Sebelum Pernikahan
Jumat / 03-07-2026, 00:26 WIB
Weston McKennie Putar Lagu Ella Langley di Bus Tim Usai Kemenangan Piala Dunia
Jumat / 03-07-2026, 00:25 WIB
Pacar Courtney Clenney Ternyata Buronan Kasus Kekejaman pada Hewan
Jumat / 03-07-2026, 00:21 WIB
Lil Wayne Hadiri Pesta Putih Michael Rubin Setelah Batal Konser di Maine
Jumat / 03-07-2026, 00:21 WIB
Taylor Frankie Paul: Mantan Suami Ajukan Bukti Baru dalam Gugatan TRO
Jumat / 03-07-2026, 00:21 WIB
Moussa Niakhate Sesali Kelengahan Lima Menit yang Hancurkan Mimpi Senegal
Jumat / 03-07-2026, 00:21 WIB
Penampakan Truk yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun Tabrak Rombongan Biksu di Thailand
Jumat / 03-07-2026, 00:21 WIB
Pelatih Timnas Voli U-18 Indonesia Puas Usai Kalahkan Iran di AVC U-18
Jumat / 03-07-2026, 00:21 WIB
PKB Ancam Sanksi Tegas Kader Terbukti Intimidasi Dokter Icha
Jumat / 03-07-2026, 00:21 WIB
Pertamina Ajak Masyarakat Awasi Penyaluran Energi di Lapangan
Jumat / 03-07-2026, 00:20 WIB
Bururam United Beri Kode, Sandy Walsh Tetap Dipertahankan
Jumat / 03-07-2026, 00:17 WIB
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas di Gaza, Tentara Israel Dituding Jadi Biang Kerok
Jumat / 03-07-2026, 00:16 WIB
Kritik Pedas Toni Kroos: Skuad Jerman Kosong Kualitas, Tak Punya Pembeda di Piala Dunia
Jumat / 03-07-2026, 00:16 WIB






