Warren Buffett: 5 Pengeluaran yang Harus Dihindari Saat Ekonomi Lesu
Investor legendaris Warren Buffett menekankan bahwa keputusan kecil dalam belanja sehari-hari sangat memengaruhi kondisi keuangan seseorang. Di tengah ekonomi yang menekan, ia mengingatkan untuk membedakan kebutuhan dan keinginan.
Alih-alih mengejar gaya hidup mewah, Buffett mendorong fokus pada kesehatan finansial jangka panjang. Berikut lima pengeluaran yang menurutnya sebaiknya dihindari.
>>> Coritiba Balikkan Keadaan, Kalahkan Bahia 3-2 di Serie A Brasil
1. Mobil Baru
Buffett menyarankan untuk tidak membeli mobil baru jika tidak benar-benar diperlukan. Kendaraan adalah aset yang nilainya menyusut cepat.
Mobil baru bisa kehilangan sekitar 20% nilainya pada tahun pertama. Membeli mobil bekas berkualitas dinilai lebih rasional secara finansial.
2. Langganan yang Jarang Dipakai
Banyak orang memiliki berbagai layanan berlangganan seperti streaming, aplikasi premium, atau keanggotaan gym. Namun, banyak yang tetap membayar meski jarang digunakan.
Buffett menyebut kebiasaan ini sebagai kebocoran keuangan yang tidak disadari.
"Jika Anda membeli barang yang tidak Anda butuhkan, Anda akan segera harus menjual barang yang Anda butuhkan," ujarnya.
3. Rumah yang Terlalu Besar
Buffett tidak menentang kepemilikan rumah, tetapi memperingatkan agar tidak terus meningkatkan standar hunian demi gengsi.
>>> Tottenham Hotspur Bidik John Stones Usai Hengkang dari Manchester City
Rumah besar biasanya diikuti cicilan, pajak, biaya perawatan, dan tagihan utilitas yang lebih tinggi.
Buffett sendiri masih tinggal di rumah yang dibelinya di Omaha pada 1958 seharga sekitar US$31.500.
4. Barang Murah Berkualitas Rendah
Membeli barang termurah belum tentu menghemat uang. Buffett berpandangan sebaliknya: barang berkualitas rendah cepat rusak dan harus diganti berulang kali.
Dalam jangka panjang, total biaya bisa lebih besar dibanding membeli produk yang lebih awet sejak awal.
5. Judi dan Lotere
Buffett dikenal sebagai kritikus keras perjudian dan lotere. Keinginan cepat kaya sering mengabaikan logika dan perhitungan peluang.
Uang untuk berjudi lebih baik dialokasikan ke tabungan atau investasi jangka panjang. "Perjudian dan tiket lotere adalah pajak bagi orang-orang yang tidak mengerti matematika," kata Buffett.
>>> Coritiba Kalahkan Bahia 3-2 di Serie A Liga Brasil
Menurut Buffett, membangun kekayaan bukan soal keberuntungan sesaat, melainkan disiplin, kesabaran, dan keputusan finansial yang konsisten.
Update Terbaru
Wamen LH: Kebakaran TPA Jatiwaringin Bukan Tontonan, Warga Diminta Jauh
Sabtu / 04-07-2026, 21:27 WIB
Bukan Prancis-Argentina, Ini Tim Paling Ganas di Piala Dunia 2026
Sabtu / 04-07-2026, 21:27 WIB
Perwira AU AS Ditahan Usai Protes Pemakzulan Trump
Sabtu / 04-07-2026, 21:22 WIB
Polisi Duga Penyekapan 3 Staf Percetakan di Jakpus Bukan Pertama Kali
Sabtu / 04-07-2026, 21:22 WIB
Israel Tarik Brigade Givati dari Lebanon Selatan Setelah Delapan Bulan
Sabtu / 04-07-2026, 21:22 WIB
Babak I Indonesia vs Malaysia U-17 Imbang Tanpa Gol, Satu Tembakan Kena Tiang
Sabtu / 04-07-2026, 21:22 WIB
Transmart Full Day Sale Besok: Diskon 50%+20% Seharian
Sabtu / 04-07-2026, 21:21 WIB
Sosok Irjen Wibowo, Kakorlantas Polri yang Baru Dilantik Kapolri
Sabtu / 04-07-2026, 21:21 WIB
Paraguay vs Prancis: Mbappe Berpeluang Kejar Messi di Piala Dunia 2026
Sabtu / 04-07-2026, 21:21 WIB
Nintendo Siap Ambil Tindakan Tegas atas Pelanggaran IP Terkait AI
Sabtu / 04-07-2026, 21:21 WIB
Samsung Dikabarkan Akan Produksi Chip AI 2nm untuk Anthropic dan Meta
Sabtu / 04-07-2026, 21:21 WIB
Dosis Tunggal Psilocybin Ubah Struktur Otak Sebulan Kemudian
Sabtu / 04-07-2026, 21:21 WIB
New York Harbor Gelar Parade Maritim Sail4th 250 yang Spektakuler
Sabtu / 04-07-2026, 21:17 WIB
Vaibhav Sooryavanshi Cetak Rekor Debut Termuda India vs Inggris
Sabtu / 04-07-2026, 21:17 WIB







