Atlet Karate Juara 1 di Kupang Hanya Terima Rp300 Ribu dari Hadiah Rp2 Juta – Warganet Geram, Desak Pemda Transparan

Atlet Karate Juara 1 di Kupang Hanya Terima Rp300 Ribu dari Hadiah Rp2 Juta – Warganet Geram, Desak Pemda Transparan

ilustrasi-Annabel_P-

Atlet Karate Juara 1 di Kupang Hanya Terima Rp300 Ribu dari Hadiah Rp2 Juta – Warganet Geram, Desak Pemda Transparan

Kupang, 29 November 2025 – Sebuah unggahan video di media sosial kini tengah menjadi sorotan publik di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan sekitarnya. Seorang ibu, yang anaknya merupakan atlet karate berprestasi di Kota Kupang, meluapkan kekecewaannya lantaran hadiah uang tunai yang dijanjikan tidak sesuai dengan kenyataan.



Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram populer @lambeturah_official pada Sabtu, 29 November 2025, sang ibu mengungkapkan rasa kecewa mendalam karena anaknya—yang berhasil meraih juara pertama dalam lomba karate resmi yang digelar oleh pemerintah daerah—hanya menerima Rp300 ribu dari total hadiah yang seharusnya sebesar Rp2 juta.

Janji Hadiah di Depan Umum, Realita di Belakang Layar
Lomba karate tersebut merupakan bagian dari rangkaian acara Pameran Pembangunan 2025 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Kupang pada bulan Agustus lalu. Acara ini bertujuan untuk mempromosikan potensi daerah sekaligus memberikan wadah bagi generasi muda untuk menunjukkan bakat dan prestasi mereka.

Sang ibu menjelaskan bahwa saat puncak acara, anaknya dipanggil ke atas panggung untuk menerima penghargaan secara simbolis di hadapan ratusan penonton dan pejabat daerah. Saat itu, panitia secara terbuka menyebut nominal hadiah juara pertama adalah Rp2 juta.


“Saya sebagai orang tua merasa kecewa. Karena pada waktu itu anak saya mendapat juara satu. Itu disaksikan oleh banyak orang, seluruh masyarakat. Jumlah uang hadiah yang diserahkan kepada anak saya yang memenangkan lomba itu adalah Rp2 juta,” kata sang ibu dalam video tersebut.

Namun, kenyataannya jauh dari janji yang disampaikan. Tiga bulan berlalu, tepatnya pada Selasa, 25 November 2025, anaknya akhirnya membawa pulang sejumlah uang yang jauh lebih kecil dari yang dijanjikan.

“Tapi tiga bulan dia menunggu uang itu, pada malam ini... dia bawa pulang uang hadiah lomba karate, jumlah uang hanya Rp300 ribu,” ungkapnya dengan nada lirih namun tegas.

Dugaan Praktik Tidak Transparan, Publik Desak Klarifikasi
Ungkapan kekecewaan ini bukan hanya soal nominal uang yang tak sesuai, melainkan juga soal integritas dan transparansi penyelenggaraan kegiatan publik yang dibiayai oleh uang rakyat. Sang ibu tak ragu menyoroti praktik sistemik yang mungkin terjadi di balik layar.

“Kalau teman-teman pernah lihat di konten saya yang lain, saya pernah posting kalau anak saya juara 1 dan mendapatkan jumlah uang Rp2 juta, tapi ternyata uangnya sampai ke tangan saya hanya segini (Rp300 ribu). Ini yang bikin bangsa kita tidak maju-maju, karena ini (korupsi),” tandasnya.

Pernyataan tersebut sontak memicu gelombang kemarahan di dunia maya. Warganet dari berbagai daerah mengecam keras ketidakadilan yang dialami atlet muda tersebut. Banyak dari mereka menuntut transparansi total dari pihak penyelenggara—terutama instansi pemerintah daerah yang bertanggung jawab atas acara tersebut.

Ironi di Balik Prestasi Anak Bangsa
Kasus ini menjadi cerminan nyata dari tantangan yang dihadapi para atlet muda di daerah, terutama mereka yang berasal dari keluarga sederhana. Di satu sisi, mereka berjuang keras mengharumkan nama daerah, namun di sisi lain, penghargaan yang dijanjikan justru dicederai oleh sistem yang tidak akuntabel.

Anak sang ibu bukan sekadar peserta biasa—ia adalah juara yang telah berlatih bertahun-tahun, mengorbankan waktu, tenaga, dan bahkan biaya pribadi demi meraih prestasi. Janji hadiah Rp2 juta mungkin terdengar kecil di telinga sebagian orang, namun bagi keluarga yang hidup pas-pasan, jumlah tersebut bisa menjadi penopang untuk biaya latihan lanjutan, perlengkapan, atau bahkan kebutuhan sekolah.

Baca juga: Profil Tampang Miss DJ Sosok Wanita yang Bertengkar dengan Driver Ojol Karena Uang 3000 Rupiah, Lengkap dari Umur, Agama dan Akun IG

TAG:
Sumber:

l3

Berita Lainnya