Prancis memastikan tempat di perempat final Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Paraguay dengan skor tipis 1-0. Gol tunggal dicetak oleh Kylian Mbappe melalui eksekusi penalti pada menit ke-70.

Pertandingan yang berlangsung di Philadelphia itu diwarnai dengan permainan fisik yang keras dari Paraguay. Para pemain Prancis harus menghadapi provokasi dan pelanggaran berulang sepanjang laga.

>>> Thomas Tuchel Minta Timnas Inggris Tenang Hadapi Intimidasi Meksiko

Mbappe mengakui bahwa timnya siap bermain keras jika diperlukan. "Kami juga bisa mengotori tangan kami, kami tahu cara melakukannya.

Kami tahu cara bermain sepak bola yang buruk," ujarnya dikutip dari ESPN.

Penalti diberikan setelah wasit meninjau ulang insiden di mana Diego Gomez menjatuhkan pemain Prancis di kotak penalti.

Mbappe kemudian mengecoh kiper sebelum melepaskan tembakan yang menjadi gol ke-19 baginya di Piala Dunia.

Kiper Paraguay, Orlando Gill, tampil impresif dengan menggagalkan beberapa peluang Prancis. Ia bahkan melempar bola ke arah Mbappe setelah pertandingan berakhir karena frustrasi.

>>> Singapura Bangun Pusat Wellness Tourism Seluas 9 Lapangan Sepak Bola

"Tanpa penalti itu, kami akan membawa pertandingan ini ke babak perpanjangan waktu," kata Gill.

Pelatih Prancis, Didier Deschamps, memuji fokus timnya di tengah tekanan. "Paraguay menggunakan setiap trik dalam buku.

Ini belum tentu jenis sepak bola yang suka ditonton orang, tetapi kami tetap fokus dan itu tidak mudah dilakukan," ujarnya.

Cuaca ekstrem dengan suhu mencapai 100 derajat Fahrenheit menambah tantangan bagi kedua tim. Panitia menerapkan jeda hidrasi untuk menjaga keselamatan pemain, sementara banyak penonton meninggalkan tribun untuk berteduh.

Kemenangan ini membawa Prancis ke perempat final melawan Maroko di Foxborough, Massachusetts. Les Bleus belum terkalahkan sepanjang turnamen dan tetap menjadi salah satu favorit juara.

>>> Maroko Buktikan Diri Bukan Tim Keberuntungan di Piala Dunia

Sebelumnya, Paraguay melaju ke babak gugur setelah menyingkirkan Jerman. Namun, langkah mereka terhenti oleh Prancis yang tampil disiplin dan efektif.