Pada perayaan 250 tahun kemerdekaan Amerika Serikat, sekelompok supremasi kulit putih justru membanjiri jalan-jalan di ibu kota negara, Washington D.

C. , Sabtu (4/7/2026).

>>> CEO AMC Theatres Bocorkan Detail Pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce, Lalu Hapus

Kelompok yang dikenal sebagai Patriot Front itu berkumpul di luar stasiun transit umum dengan seragam biru, celana khaki, dan topeng putih yang menutupi sebagian besar wajah mereka.

Patriot Front didirikan setelah aksi 'Unite the Right' di Charlottesville, Virginia, pada 2017. Menurut Anti-Defamation League, tujuan kelompok ini adalah menciptakan negara etnis kulit putih murni.

Video yang beredar menunjukkan sekitar 400 anggota kelompok itu berbaris sambil membawa bendera Amerika dan Konfederasi di kawasan Capitol Hill.

>>> Ancelotti Akui Neymar Kecewa Minim Menit Bermain di Piala Dunia 2026

Para kontra-pendemo berteriak kepada anggota Patriot Front, sementara jurnalis merekam aksi tersebut. Sejauh ini, protes berlangsung relatif damai.

Dalam salah satu klip, anggota Patriot Front memadati stasiun kereta bawah tanah dan naik kereta yang sudah berisi penumpang umum.

Aksi ini menuai kecaman luas di media sosial.

>>> Polisi Usut Pelemparan Bom Molotov ke Rumah Advokat di Ciracas

Banyak yang mengecam Patriot Front karena dianggap menabur perpecahan di hari yang seharusnya menjadi momen perayaan besar bagi AS.