Jutaan warga Iran dan delegasi dari sekitar 30 negara diperkirakan hadir dalam upacara pemakaman Ali Khamenei di Teheran.

Namun, delegasi Amerika Serikat dan negara Barat dipastikan absen.

>>> Pramono: Jembatan Gembok Cinta Dibangun di Atas Sungai Cideng

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menyatakan setidaknya delapan kepala pemerintahan atau kepala negara serta parlemen dari 12 negara akan hadir.

Delegasi dari Irak, Afghanistan, dan Pakistan sudah tiba di Teheran.

Baghaei menegaskan tidak ada negara Eropa yang diundang secara resmi.

Ia menyebut mereka yang hadir "berada di sisi sejarah yang benar" dan mengecam sikap "memalukan" pemerintah Eropa terhadap aksi militer AS dan Israel di Iran.

Delegasi dari Berbagai Negara

Rusia mengirim mantan Presiden dan Wakil Ketua Dewan Keamanan Dmitry Medvedev sebagai utusan khusus Presiden Vladimir Putin. China mengirim wakil ketua Komite Tetap Kongres Rakyat Nasional.

Pemerintahan Taliban Afghanistan diwakili oleh Pelaksana Tugas Menteri Luar Negeri Amir Khan Muttaqi.

Delegasi Irak dipimpin Presiden Nizar Amidi dan ketua parlemen Haibet al-Halboosi, serta Perdana Menteri Wilayah Kurdistan Nechirvan Barzani.

>>> Desak Made Rita Rebut Emas di World Climbing Series Krakow 2026

Delegasi lain yang hadir berasal dari Pakistan, India, Turki, Azerbaijan, Armenia, Georgia, Tajikistan, Kazakhstan, Turkmenistan, Bangladesh, Malaysia, Oman, Qatar, Belarus, Kyrgyzstan, Uzbekistan, Mesir, Ghana, Nikaragua, Republik Demokratik Kongo, Serbia, Kuba, Tunisia, Lebanon, Namibia, Sri Lanka, Myanmar, Gambia, dan Thailand.

Organisasi Kerja Sama Shanghai dan Organisasi Kerja Sama Ekonomi juga mengirim perwakilan.

Khamenei (86) tewas pada Februari dalam serangan terhadap kediamannya di Teheran. Jenazahnya disemayamkan selama tiga hari di Grand Mosalla Teheran.

Upacara berkabung digelar pada Kamis malam, dihadiri pelayat berbaju hitam yang diidentifikasi sebagai keluarga korban konflik 12 hari pada 2025 dan perang Iran baru-baru ini.

Mereka melemparkan syal dan barang lain untuk menyentuh peti mati, praktik yang dianggap berkah di Iran.

Peti mati Khamenei diselimuti bendera merah dengan kaligrafi putih bertuliskan "Ya Hussein", ungkapan Syiah untuk mengenang kemartiran cucu Nabi Muhammad SAW.

Upacara perpisahan publik dimulai di Grand Mosalla pada Sabtu dan Minggu, dilanjutkan prosesi pemakaman.

>>> Wakil Saudi Hadiri Pemakaman Ali Khamenei, Dibacakan Ayat Perang Badar

Upacara berlanjut di Qom pada Senin, dan pemakaman terakhir akan berlangsung pada Rabu di Mashhad.