ICE Deportasi Mantan Pemain NFL Daniel Adongo ke Kenya
Daniel Adongo, mantan gelandang Indianapolis Colts, dideportasi dari Amerika Serikat oleh U. S.
Immigration and Customs Enforcement (ICE) pada 20 Juni di Chicago. Ia telah ditahan di Miami Correctional Facility, Indiana, sejak awal 2025.
>>> Edu Aguirre Kalahkan Gaston Edul di Laga Tinju La Velada VI
Pemain berusia 37 tahun itu awalnya direkrut Colts pada 2013 melalui jalur internasional NFL.
Ia beralih dari rugbi Kenya ke sepak bola Amerika dan tampil dalam lima pertandingan musim reguler selama tiga musim sebelum dilepas pada 2015.
Adongo mencatat sejarah sebagai pemain pertama kelahiran Kenya yang bermain di pertandingan musim reguler NFL.
Alasan Deportasi
Douglas Thompson, asisten direktur lapangan ICE Chicago, menyatakan bahwa Adongo dianggap sebagai ancaman bagi masyarakat.
"Individu berbahaya ini jelas merupakan ancaman bagi komunitas, yang kini lebih aman setelah ia dideportasi," ujarnya.
Thompson menegaskan bahwa penegakan hukum imigrasi berlaku untuk semua orang tanpa memandang latar belakang.
>>> Josh Kelly Pertahankan Gelar IBF Usai Kalahkan Caoimhin Agyarko di Jeddah
"Mereka yang melanggar hukum imigrasi akan dimintai pertanggungjawaban secara setara, termasuk mantan atlet profesional," katanya.
Masalah Hukum dan Kesehatan Mental
Setelah meninggalkan NFL, Adongo menghadapi berbagai tantangan hukum dan kesehatan mental. Polisi menangani beberapa insiden, namun banyak kasus berakhir tanpa vonis atau dibatalkan.
Pada 2017, seorang hakim memerintahkan evaluasi psikiatri setelah Adongo didakwa terkait insiden dengan sopir Uber. Dokter menyatakan ia tidak kompeten untuk diadili sebelum perawatan memulihkan kemampuannya.
Catatan pengadilan menunjukkan diagnosis skizofrenia, dan seorang pekerja sosial menduga kemungkinan ensefalopati traumatis kronis (CTE).
Adongo akhirnya mengaku bersalah atas pelanggaran ringan kriminal dan menjalani enam bulan penjara, sementara dakwaan lain kemudian dibatalkan.
>>> Deportivo San Pedro Kalahkan Xelaju MC di Debut Liga Nasional
Mantan gelandang NFL itu kini telah dideportasi ke Kenya setelah masa tahanan yang panjang dan pergulatan hukum sebelumnya di AS.
Update Terbaru
Aksi N3on dan Ryan Garcia Gelar Cuci Mobil Amal Bantu Korban ICE
Senin / 27-07-2026, 23:35 WIB
Persija Tumbang di Laga Perdana, Shin Tae-yong Ungkap Kendala Tim
Senin / 27-07-2026, 23:35 WIB
Respons Kekalahan dari Persebaya, Begini Penjelasan Rio Fahmi
Senin / 27-07-2026, 23:35 WIB
Striker Keturunan Semarang Mitchell Baker Cetak Dua Gol Debut
Senin / 27-07-2026, 23:28 WIB
Head to Head Timnas Indonesia vs Kamboja: Rekor Pertemuan Skuad Garuda
Senin / 27-07-2026, 23:28 WIB
Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja, Nadeo Ingatkan Skuad Garuda
Senin / 27-07-2026, 23:28 WIB
Kisah Masa Kecil Sandara Park, Nyaris Tak Bicara 10 Tahun di Filipina
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
John Park Bongkar Rahasia Bisa Masuk Klub Malam Berghain di Berlin
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Young K DAY6 Ungkap Makna di Balik Album Solo Kedua YOUNGEST
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Vernon dan DK SEVENTEEN Umumkan Jadwal Resmi Wajib Militer
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
BabyMonster Siap Rilis Video Musik MOON pada 3 Agustus Mendatang
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Perjalanan Emosional Ibu dan Anak dalam The Journey to Gyeongju
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Festival musik global Fanomenon siap digelar Korea Selatan di LA pada 2028
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Boy band NouerA kembali lewat EP keempat berjudul .exe dengan konsep cinta
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB







