Imigrasi AS Deportasi Mantan Pemain NFL Kenya Daniel Adongo
Imigrasi dan Penegakan Bea Cukai AS (ICE) mendeportasi mantan gelandang Indianapolis Colts, Daniel Adongo, pada 20 Juni di Chicago.
Deportasi ini dilakukan setelah bertahun-tahun Adongo melebihi masa izin tinggal dan menghadapi berbagai tuntutan pidana, demikian pernyataan pejabat imigrasi yang dikonfirmasi kepada Fox News Digital.
>>> Viruzz Hadapi Gero Arias di Laga Kelima La Velada del Ano 6
Adongo, 37 tahun, menjadi salah satu atlet Kenya paling terkenal yang mencapai NFL.
Ia awalnya datang ke AS sebagai rekrutan rugbi dan bermain dua musim untuk Indianapolis Colts antara 2013 dan 2015.
Tim melepasnya setelah kunjungan polisi terkait kekerasan dalam rumah tangga pada Desember 2015. Setelah itu, Adongo tinggal tanpa status hukum karena visa overstay sejak 2016.
Selama satu dekade berikutnya, ia terlibat dalam sejumlah penangkapan terkait penganiayaan, intimidasi berat, dan perilaku tidak tertib, meskipun beberapa tuduhan akhirnya dibatalkan.
Pada 2020, ia menjalani hukuman satu tahun penjara karena perusakan dengan kerugian.
Perintah Deportasi Berdasarkan Laken Riley Act
Hakim imigrasi Departemen Kehakiman memerintahkan deportasi Adongo pada Maret 2026 berdasarkan Laken Riley Act.
>>> PlayStation Store dan Jaringan Down, Tanda Masa Depan All-Digital Sony?
Undang-undang yang ditandatangani Presiden Donald Trump itu mewajibkan penahanan tanpa jaminan bagi imigran ilegal yang terbukti melakukan kejahatan tertentu.
Douglas Thompson, Asisten Direktur Lapangan ICE Chicago, menyatakan bahwa individu berbahaya ini jelas merupakan ancaman bagi masyarakat.
“Mereka yang melanggar hukum imigrasi akan dimintai pertanggungjawaban, termasuk mantan atlet profesional,” ujarnya.
Data federal menunjukkan hampir 70 persen penangkapan ICE melibatkan non-warga negara yang menghadapi tuntutan atau hukuman pidana di AS.
Pejabat penegak hukum mengonfirmasi lebih dari tiga juta individu tanpa status hukum telah dideportasi di bawah pemerintahan saat ini.
“Pesan kami jelas: Jika Anda datang ke negara kami secara ilegal, kami akan menemukan, menangkap, dan mendeportasi Anda,” tegas Thompson.
>>> Yen Press Lisensi Tiga Judul Baru: Light Novel dan Manga
Deportasi dilaksanakan tiga bulan setelah putusan hakim pada Maret. Belum dikonfirmasi apakah Adongo kembali langsung ke Kenya setelah dideportasi dari Chicago.
Update Terbaru
Aksi N3on dan Ryan Garcia Gelar Cuci Mobil Amal Bantu Korban ICE
Senin / 27-07-2026, 23:35 WIB
Persija Tumbang di Laga Perdana, Shin Tae-yong Ungkap Kendala Tim
Senin / 27-07-2026, 23:35 WIB
Respons Kekalahan dari Persebaya, Begini Penjelasan Rio Fahmi
Senin / 27-07-2026, 23:35 WIB
Striker Keturunan Semarang Mitchell Baker Cetak Dua Gol Debut
Senin / 27-07-2026, 23:28 WIB
Head to Head Timnas Indonesia vs Kamboja: Rekor Pertemuan Skuad Garuda
Senin / 27-07-2026, 23:28 WIB
Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja, Nadeo Ingatkan Skuad Garuda
Senin / 27-07-2026, 23:28 WIB
Kisah Masa Kecil Sandara Park, Nyaris Tak Bicara 10 Tahun di Filipina
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
John Park Bongkar Rahasia Bisa Masuk Klub Malam Berghain di Berlin
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Young K DAY6 Ungkap Makna di Balik Album Solo Kedua YOUNGEST
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Vernon dan DK SEVENTEEN Umumkan Jadwal Resmi Wajib Militer
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
BabyMonster Siap Rilis Video Musik MOON pada 3 Agustus Mendatang
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Perjalanan Emosional Ibu dan Anak dalam The Journey to Gyeongju
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Festival musik global Fanomenon siap digelar Korea Selatan di LA pada 2028
Senin / 27-07-2026, 23:00 WIB
Boy band NouerA kembali lewat EP keempat berjudul .exe dengan konsep cinta
Senin / 27-07-2026, 22:56 WIB







