Presiden Argentina Murka Timnas Didesak Dilarang dari Piala Dunia
Presiden Argentina Javier Milei merespons petisi daring yang menyerukan pelarangan timnas Argentina dari Piala Dunia. Petisi tersebut diklaim telah mengumpulkan lebih dari 23 juta tanda tangan.
Petisi itu muncul di tengah kontroversi seputar perjalanan Argentina di Piala Dunia 2026. Sejumlah pihak menyoroti keputusan wasit dan menuding adanya keberpihakan terhadap Argentina dan Lionel Messi.
>>> Prediksi Cuaca Prancis 10 Tahun ke Depan: Musim Panas yang Lebih Ekstrem
FIFA sebelumnya membantah tuduhan kecurangan. Namun, kontroversi terus berkembang di media sosial.
Menanggapi petisi tersebut, Milei menyampaikan pandangannya melalui media sosial. Ia menilai kritik terhadap Argentina muncul karena keberhasilan negaranya menjadi sorotan dunia.
"Masalah dengan Argentina adalah kita menonjol. Kita tidak luput dari perhatian, orang-orang iri kepada kita, dan kita hebat dalam hampir segala hal.
Maaf, tapi seseorang harus mengatakannya," tulis Milei.
Dalam unggahan lain, Milei menunjukkan dukungannya terhadap tim nasional dengan mengenakan atribut timnas dan menulis pesan bernada nasionalisme.
>>> Apple, Huawei, Xiaomi, Vivo, dan Oppo Dikabarkan Bakal Rilis Flagship di September 2026
Kontroversi juga muncul setelah final Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Spanyol. Sebuah petisi menyerukan pertandingan final diulang karena keputusan wasit asal Slovakia, Slavko Vincic, dinilai memengaruhi hasil.
Petisi tersebut telah mendekati 100.000 tanda tangan. Namun, Presiden Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA), Claudio Tapia, memberikan respons berbeda.
"Kami tidak mampu melewati Spanyol. Mereka lebih unggul, mereka menang dengan adil, dan kami harus mengakui itu," kata Tapia.
Tapia menegaskan bahwa kekalahan adalah bagian dari olahraga dan harus diterima dengan sikap sportif. Ia juga mengingatkan bahwa perjalanan Argentina di turnamen telah memberikan kebahagiaan bagi masyarakat.
>>> Galaxy F70 Pro Muncul di Geekbench dengan Snapdragon 6 Gen 3 dan RAM 8GB
Hingga kini, belum ada keputusan resmi dari FIFA terkait tuntutan pelarangan Argentina maupun permintaan pengulangan pertandingan final.
Update Terbaru
Bosan dengan Plafon Putih? Ini 7 Rekomendasi Warna dari Desainer
Selasa / 28-07-2026, 00:28 WIB
Splatoon Raiders Kuasai Puncak Metacritic dan Pimpin Penjualan UK
Selasa / 28-07-2026, 00:22 WIB
Stop Killing Games Kritik Langkah PlayStation Tinggalkan Kaset Fisik
Selasa / 28-07-2026, 00:15 WIB
Mainan Kucing Magikarp Pokémon Dijual Empat Kali Lipat di Pasar Sekunder
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
Evolusi Delibird di Pokémon Diamond dan Pearl Muncul dari DVD Langka
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
S.T.A.L.K.E.R. 2 Cost of Hope Ungkap Jadwal Rilis dan Menuju Chernobyl
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
Jim Carrey Beri Penghormatan Terakhir Usai Chuck Russell Meninggal
Selasa / 28-07-2026, 00:08 WIB
Evolusi Tren Gym Modern: Bukan Cuma Tempat Angkat Beban Biasa
Selasa / 28-07-2026, 00:07 WIB
Makeup Praktis dan Nyaman Jadi Tuntutan Baru Gaya Hidup Perempuan Modern
Selasa / 28-07-2026, 00:07 WIB
Sensasi uji aroma langsung ubah cara konsumen belanja parfum
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Kebijakan Baru Insentif EV Bidik Mobil dan Motor Listrik Lokal
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Garuda Muda Gilas Kamboja 5-1 Lewat Aksi Cemerlang Mitchell Baker
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Spesimen Ijazah Jokowi Berbeda dari Lulusan UGM 1985 Menurut dr. Tifa
Senin / 27-07-2026, 23:56 WIB
Bocoran Harga Global Redmi Note 17 Series Sebelum Peluncuran Resmi
Senin / 27-07-2026, 23:56 WIB







