Badai Parah dan Tornado Mengancam Iowa Tengah dan Timur
Badai petir parah dan tornado watch mengancam wilayah Iowa tengah dan timur pada Senin, 20 Juli 2026.
Ancaman ini muncul setelah periode panas ekstrem dan kelembaban tinggi melanda kawasan tersebut.
>>> Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Berkat Dominasi Lini Tengah
National Weather Service (NWS) mengeluarkan tornado watch yang berlaku hingga pukul 22.00 waktu setempat.
Sebanyak 47 dari 99 county di Iowa masuk dalam zona waspada, termasuk kawasan metro Des Moines, Iowa City, dan timur laut Iowa.
Para peramal cuaca memperingatkan bahwa kondisi atmosfer dapat memicu badai supercell berbahaya yang bergerak ke tenggara dengan kecepatan 40 hingga 50 mph.
Informasi ini dilaporkan oleh Des Moines Register, KCCI, dan KCRG.
Perkembangan Awal dan Dampak
Badai mulai terbentuk di Iowa utara pada sore hari, memicu peringatan badai petir parah di dekat koridor Interstate 35.
Beberapa kendaraan dilaporkan terguling di perbatasan Floyd dan Cerro Gordo County, menurut laporan KIMT.
NWS di La Crosse kemudian membatalkan tornado watch untuk Floyd, Mitchell, Howard, dan Chickasaw County karena tutupan awan yang menstabilkan.
>>> Sinopsis Kandahar di Bioskop Trans TV Hari ini 21 Juli 2026
Namun, ancaman tetap berlaku untuk zona lainnya.
Sistem badai ini membawa berbagai bahaya, termasuk hembusan angin hingga 75 mph atau lebih, hujan es besar berdiameter hingga 2,5 inci, dan kemungkinan tornado kuat dengan intensitas EF2 atau lebih.
Sebelum datangnya front dingin, peringatan panas berlaku hingga pukul 20.00. Suhu melonjak hingga pertengahan 90-an Fahrenheit, dengan indeks panas mencapai 105 derajat di beberapa county.
Cuaca buruk juga berdampak pada acara publik besar. Kota persinggahan RAGBRAI, Guthrie Center, berada di bawah tornado watch.
Otoritas setempat menyiapkan tempat perlindungan di area pameran Guthrie County dan dekat area vendor utama, serta menyarankan peserta memantau peringatan melalui aplikasi Smart911.
Selain ancaman badai, para meteorolog mencatat bahwa front dingin yang melintas pada malam hari akan membawa asap kebakaran hutan dari Kanada ke selatan.
>>> Sinopsis No Time to Die di Bioskop Trans TV Hari ini 21 Juli 2026
Gelombang asap sekunder diperkirakan menurunkan kualitas udara ke level tidak sehat bagi kelompok sensitif pada Selasa pagi, sebelum kondisi berubah menjadi lebih sejuk dan kering pada akhir pekan.
Update Terbaru
Chrome ARM64 untuk Linux Dirilis Google Tanpa Pengumuman Resmi
Senin / 27-07-2026, 23:49 WIB
Aturan Sumbangan HUT RI di Surabaya Harus Sukarela Tanpa Paksaan
Senin / 27-07-2026, 23:49 WIB
Sean Diddy Combs Menjalani Hukuman Isolasi Usai Terlibat Perkelahian Penjara
Senin / 27-07-2026, 23:43 WIB
Pilihan perangkat elektronik paling diminati pembeli di Amazon
Senin / 27-07-2026, 23:43 WIB
Kasus Eric Adjepong: Pelanggaran Perintah Perlindungan Mantan Istri
Senin / 27-07-2026, 23:42 WIB
Aksi N3on dan Ryan Garcia Gelar Cuci Mobil Amal Bantu Korban ICE
Senin / 27-07-2026, 23:35 WIB
Persija Tumbang di Laga Perdana, Shin Tae-yong Ungkap Kendala Tim
Senin / 27-07-2026, 23:35 WIB
Respons Kekalahan dari Persebaya, Begini Penjelasan Rio Fahmi
Senin / 27-07-2026, 23:35 WIB
Striker Keturunan Semarang Mitchell Baker Cetak Dua Gol Debut
Senin / 27-07-2026, 23:28 WIB
Head to Head Timnas Indonesia vs Kamboja: Rekor Pertemuan Skuad Garuda
Senin / 27-07-2026, 23:28 WIB
Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja, Nadeo Ingatkan Skuad Garuda
Senin / 27-07-2026, 23:28 WIB
Kisah Masa Kecil Sandara Park, Nyaris Tak Bicara 10 Tahun di Filipina
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
John Park Bongkar Rahasia Bisa Masuk Klub Malam Berghain di Berlin
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Young K DAY6 Ungkap Makna di Balik Album Solo Kedua YOUNGEST
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB







