Zelenskyy Tunjuk CEO Naftogaz sebagai PM Baru di Tengah Perombakan Kabinet
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menominasikan Sergiy Koretsky, CEO perusahaan energi negara Naftogaz, sebagai perdana menteri baru Ukraina.
Keputusan ini diumumkan di tengah perombakan besar kabinet yang juga mencakup pemecatan Menteri Pertahanan Mykhailo Fedorov.
>>> Kemenkeu Pertahankan Opini WTP untuk Ke-15 Kalinya atas Laporan Keuangan BA 015 Tahun 2025
Zelenskyy mengaitkan pilihannya dengan kebutuhan energi kritis Ukraina menjelang musim dingin.
"Jika kita memasuki musim dingin, maka kita harus bersiap...
Setelah semua konsultasi, Sergiy Koretsky mungkin adalah orang yang paling siap untuk posisi perdana menteri Ukraina," kata Zelenskyy.
Jaringan listrik dan gas Ukraina menghadapi tekanan berat akibat serangan Rusia yang terus berlanjut.
Kontroversi Pemecatan Menteri Pertahanan
Pemecatan Fedorov memicu kemarahan publik dan kritik dari masyarakat sipil serta sekutu internasional.
Fedorov menjabat selama enam bulan yang ditandai dengan kemajuan signifikan di medan perang.
Laporan menyebutkan adanya perselisihan internal antara Fedorov dan panglima militer Ukraina, Kolonel Jenderal Oleksandr Syrskyi.
>>> Profil dan Fakta Suguru Geto, Antagonis Kompleks di Jujutsu Kaisen
Krisis Bahan Bakar Rusia
Sementara itu, Ukraina meningkatkan kampanye terhadap infrastruktur energi Rusia.
Hal ini menyebabkan kekurangan bahan bakar parah yang memaksa Moskow bernegosiasi impor bensin dari kilang India.
Sumber dari tiga kilang milik negara India mengatakan perusahaan energi Rusia meminta pasokan bahan bakar.
Namun, perusahaan-perusahaan itu tidak memiliki kelebihan volume untuk diekspor.
Hampir 40% kapasitas kilang Rusia masih offline.
Bantuan Militer Inggris
Bantuan militer untuk Kyiv terus berlanjut. Perusahaan baja Inggris Sheffield Forgemasters mengirimkan empat laras artileri tempa pertama dari total 150 unit yang dikontrak.
>>> Festival Budaya Manggarai Meriahkan Anjungan NTT TMII
Pengiriman ini merupakan bagian dari perjanjian pertahanan senilai 61 juta poundsterling.
Update Terbaru
Sensasi uji aroma langsung ubah cara konsumen belanja parfum
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Kebijakan Baru Insentif EV Bidik Mobil dan Motor Listrik Lokal
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Garuda Muda Gilas Kamboja 5-1 Lewat Aksi Cemerlang Mitchell Baker
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Spesimen Ijazah Jokowi Berbeda dari Lulusan UGM 1985 Menurut dr. Tifa
Senin / 27-07-2026, 23:56 WIB
Bocoran Harga Global Redmi Note 17 Series Sebelum Peluncuran Resmi
Senin / 27-07-2026, 23:56 WIB
Penampilan Berwibawa Demi Moore dalam MV Animal Milik KATSEYE
Senin / 27-07-2026, 23:56 WIB
Mengenal Airbus Beluga XL, Pesawat Kargo Unik Penopang Masa Depan Industri
Senin / 27-07-2026, 23:56 WIB
Chrome ARM64 untuk Linux Dirilis Google Tanpa Pengumuman Resmi
Senin / 27-07-2026, 23:49 WIB
Aturan Sumbangan HUT RI di Surabaya Harus Sukarela Tanpa Paksaan
Senin / 27-07-2026, 23:49 WIB
Sean Diddy Combs Menjalani Hukuman Isolasi Usai Terlibat Perkelahian Penjara
Senin / 27-07-2026, 23:43 WIB
Pilihan perangkat elektronik paling diminati pembeli di Amazon
Senin / 27-07-2026, 23:43 WIB
Kasus Eric Adjepong: Pelanggaran Perintah Perlindungan Mantan Istri
Senin / 27-07-2026, 23:42 WIB
Aksi N3on dan Ryan Garcia Gelar Cuci Mobil Amal Bantu Korban ICE
Senin / 27-07-2026, 23:35 WIB
Persija Tumbang di Laga Perdana, Shin Tae-yong Ungkap Kendala Tim
Senin / 27-07-2026, 23:35 WIB







