Banjir Rob Rendam Pesisir Surabaya, Sekolah Terdampak
Banjir rob kembali melanda pesisir Surabaya, Rabu (15/7). Kawasan Kalianak, Kecamatan Krembangan, menjadi salah satu wilayah yang terendam.
Sebuah sekolah dasar di kawasan itu, SD Yayasan Karya Putra, ikut terdampak. Aktivitas belajar mengajar pun terganggu akibat genangan air laut.
>>> Samsung Rilis Patch Keamanan Juli 2026 untuk Galaxy A55
Ketinggian banjir yang harus dilalui siswa saat berangkat mencapai 30-40 cm. Di dalam kelas, genangan air setinggi 10-15 cm memaksa mereka melepas sepatu.
Penyesuaian Metode Belajar
Yuli (44), guru di SD Yayasan Karya Putra, mengatakan pihak sekolah selalu menyesuaikan metode belajar dengan kondisi banjir.
"Dua kelas mengalami dampak terparah dengan genangan setinggi mata kaki, namun kami tidak meliburkan siswa karena pembelajaran ini wajib dan bertepatan dengan MPLS," ujar Yuli.
Banjir rob sudah rutin terjadi dua hingga tiga kali sebulan sejak sekolah berdiri pada 1998. Perbaikan infrastruktur terkendala biaya.
Guru lain, Nanda (60), mengamati ketinggian air rob justru meningkat setelah proyek normalisasi Sungai Kalianak. "Kami khawatir karena genangan semakin dalam," katanya.
Prediksi BMKG
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kelas II Tanjung Perak Surabaya menyebut banjir rob terjadi sejak 12 Juli dan diprediksi berlangsung hingga 17 Juli 2026.
>>> Moo Deng Ramal Inggris vs Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
Koordinator Bidang Observasi dan Informasi BMKG Maritim Surabaya, Sutarno, mengonfirmasi ketinggian air di Jalan Kalimas dan Kalianak mencapai 15-29 cm.
Puncak kenaikan air laut diperkirakan terjadi setiap hari pukul 09.00 hingga 12.00 WIB. Ketinggian bisa mencapai 120-160 cm di atas permukaan laut.
Banjir rob dipicu siklus astronomi bulanan ekstrem, yaitu posisi bumi, bulan, dan matahari yang memicu pasang maksimum.
BMKG mengimbau masyarakat pesisir waspada. Dampak meliputi gangguan transportasi, aktivitas pelabuhan, perikanan, dan risiko penyakit kulit.
Wilayah terdampak meliputi Surabaya Utara, Benowo, Kenjeran, Sukolilo, serta daerah penyangga seperti Gresik, Lamongan, dan Tuban.
>>> Motorola Edge 70 Max Unboxing dan Kesan Pertama: Baterai 7100mAh dan Snapdragon 8 Gen 5
BMKG merekomendasikan pembangunan tanggul, penyediaan pompa air, perbaikan drainase, dan pelestarian mangrove untuk penanganan jangka panjang.
Update Terbaru
Splatoon Raiders Kuasai Puncak Metacritic dan Pimpin Penjualan UK
Selasa / 28-07-2026, 00:22 WIB
Stop Killing Games Kritik Langkah PlayStation Tinggalkan Kaset Fisik
Selasa / 28-07-2026, 00:15 WIB
Mainan Kucing Magikarp Pokémon Dijual Empat Kali Lipat di Pasar Sekunder
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
Evolusi Delibird di Pokémon Diamond dan Pearl Muncul dari DVD Langka
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
S.T.A.L.K.E.R. 2 Cost of Hope Ungkap Jadwal Rilis dan Menuju Chernobyl
Selasa / 28-07-2026, 00:14 WIB
Jim Carrey Beri Penghormatan Terakhir Usai Chuck Russell Meninggal
Selasa / 28-07-2026, 00:08 WIB
Evolusi Tren Gym Modern: Bukan Cuma Tempat Angkat Beban Biasa
Selasa / 28-07-2026, 00:07 WIB
Makeup Praktis dan Nyaman Jadi Tuntutan Baru Gaya Hidup Perempuan Modern
Selasa / 28-07-2026, 00:07 WIB
Sensasi uji aroma langsung ubah cara konsumen belanja parfum
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Kebijakan Baru Insentif EV Bidik Mobil dan Motor Listrik Lokal
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Garuda Muda Gilas Kamboja 5-1 Lewat Aksi Cemerlang Mitchell Baker
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Spesimen Ijazah Jokowi Berbeda dari Lulusan UGM 1985 Menurut dr. Tifa
Senin / 27-07-2026, 23:56 WIB
Bocoran Harga Global Redmi Note 17 Series Sebelum Peluncuran Resmi
Senin / 27-07-2026, 23:56 WIB
Penampilan Berwibawa Demi Moore dalam MV Animal Milik KATSEYE
Senin / 27-07-2026, 23:56 WIB







