Lockheed Martin Akuisisi Ultra Maritime Senilai 3,45 Miliar Dolar
Lockheed Martin mengumumkan akuisisi terhadap Ultra Maritime, perusahaan pertahanan angkatan laut, dengan nilai 3,45 miliar dolar AS pada Senin, 6 Juli 2026.
Langkah ini bertujuan memperluas kemampuan teknologi perang kapal selam di tengah meningkatnya permintaan global akan sistem pertahanan maritim canggih.
>>> Belgia Tantang Keputusan FIFA soal Folarin Balogun
Akuisisi ini memungkinkan Lockheed Martin memperdalam perannya di platform angkatan laut dengan mengintegrasikan sistem perang elektronik, radar, dan penanggulangan torpedo milik Ultra Maritime.
Ultra Maritime saat ini dimiliki oleh perusahaan ekuitas swasta Advent International.
Setelah akuisisi selesai, tenaga kerja anti-kapal selam khusus Ultra Maritime akan bergabung ke divisi Rotary and Mission Systems Lockheed Martin.
Presiden Lockheed Martin Rotary and Mission Systems, Stephanie C.
>>> Philadelphia Eagles Susun Ulang Roster Ofensif Jelang Kamp Pelatihan 2026
Hill, menyatakan bahwa penggabungan ini mempercepat komitmen perusahaan dalam menghadirkan kemampuan bawah laut dan anti-kapal selam tercanggih bagi mitra AS dan sekutu global.
Nilai pembelian 3,45 miliar dolar ini melanjutkan investasi Lockheed Martin di sistem radar, kapasitas amunisi, dan pencegat rudal, termasuk kerangka THAAD senilai 35 miliar dolar, kontrak radar Sentinel A4 sebesar 3 miliar dolar, dan penghargaan pengembangan pertahanan udara dan rudal senilai 347,5 juta dolar.
Integrasi Ultra Maritime sejalan dengan tren pasar pertahanan di mana pesaing seperti Northrop Grumman dan General Dynamics juga memperkuat portofolio kapal selam dan sensor mereka.
>>> Mariska Hargitay Bawa Pertunjukan Solo ke California untuk Amal
Transaksi ini akan diawasi oleh regulator dan otoritas keamanan nasional Amerika Serikat dan Inggris karena basis kontrak militer sensitif Ultra Maritime dengan Angkatan Laut AS dan Royal Navy.
Update Terbaru
Chrome ARM64 untuk Linux Dirilis Google Tanpa Pengumuman Resmi
Senin / 27-07-2026, 23:49 WIB
Aturan Sumbangan HUT RI di Surabaya Harus Sukarela Tanpa Paksaan
Senin / 27-07-2026, 23:49 WIB
Sean Diddy Combs Menjalani Hukuman Isolasi Usai Terlibat Perkelahian Penjara
Senin / 27-07-2026, 23:43 WIB
Pilihan perangkat elektronik paling diminati pembeli di Amazon
Senin / 27-07-2026, 23:43 WIB
Kasus Eric Adjepong: Pelanggaran Perintah Perlindungan Mantan Istri
Senin / 27-07-2026, 23:42 WIB
Aksi N3on dan Ryan Garcia Gelar Cuci Mobil Amal Bantu Korban ICE
Senin / 27-07-2026, 23:35 WIB
Persija Tumbang di Laga Perdana, Shin Tae-yong Ungkap Kendala Tim
Senin / 27-07-2026, 23:35 WIB
Respons Kekalahan dari Persebaya, Begini Penjelasan Rio Fahmi
Senin / 27-07-2026, 23:35 WIB
Striker Keturunan Semarang Mitchell Baker Cetak Dua Gol Debut
Senin / 27-07-2026, 23:28 WIB
Head to Head Timnas Indonesia vs Kamboja: Rekor Pertemuan Skuad Garuda
Senin / 27-07-2026, 23:28 WIB
Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja, Nadeo Ingatkan Skuad Garuda
Senin / 27-07-2026, 23:28 WIB
Kisah Masa Kecil Sandara Park, Nyaris Tak Bicara 10 Tahun di Filipina
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
John Park Bongkar Rahasia Bisa Masuk Klub Malam Berghain di Berlin
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB
Young K DAY6 Ungkap Makna di Balik Album Solo Kedua YOUNGEST
Senin / 27-07-2026, 23:07 WIB







